Sang Tua Renta
Tak ubahnya berpuluh tahun lalu
Saat raut wajahnya gagah perkasa
Namun apa?
Cerita itu sudah amat lampau
Sebelum tangisan pertamaku di dunia
Sebelum ikrar kesetiaan kedua panutanku
Beliau adalah beliau
Kebiasaan tetaplah kebiasaan
Mengorbankan waktu penuh energik hingga waktu tua rentahnya hanya untuk hiburan
Tak sadarkah kehidupan sudah semakin tua
Bumipun juga semakin tua
Dia rela menjadi budak teknologi
Budak keberadaan visual bergerak
Tak sadarkah akan bekal akhiratnya?
Entahlah..
Yang terpikir hanya hiburan dan tontonan
Bahkan tak sedikitpun malu
Maunya menang sendiri
Bertahan dalam paham yang salah
(TR:13/09/19)
Komentar
Posting Komentar